Perkuat Strategi Informasi Publik, Bawaslu Lotim Rencanakan Kegiatan Penguatan Kapasitas Kehumasan Bagi Staf Sekretariat
|
Lombok Timur – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur menyusun perencanaan kegiatan penguatan kapasitas kehumasan bagi semua staf Sekretariat terkait tata cara penulisan berita, teknik pengambilan foto dan video yang akan menghadirkan narasumber dari salah satu Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT).
Koordinator Divisi SDMO dan Diklat, Kasmayadi berharap, dalam pelaksanaan kegiatan penguatan kapasitas kehumasan yang rencana akan digelar pada hari Kamis (7/5/2026) nanti, supaya narasumber memaparkan selain dari penulisan berita penting juga waktu update sehingga algoritma penerima informasi semakin luas.
“Selain gaya penulisan, timing untuk posting itu penting, algoritma orang sibuk dengan medsos itu dijam berapa pagi siang atau malam, jadi kalau ketemu itu kan udah banyak penelitian itu yang menunjukkan data aktivitas masyarakat itu bermedsos diwaktu tertentu” ungkap Kasmaydi dalam rapat koordinasi persiapan dengan Kasek, Kasubag dan jurnalis Lombok Timur, Kamis (30/4/2026)
Lanjut Kasmayadi menyampaikan, fungsi humas adalah menyampaikan citra positif terkait kerja-kerja kelembagaan dan menyampaikan program kegiatan di ruang media sosial, sehingga menurut beliau, sangat membutuhkan pengguna medsos agar lebih banyak yang melihat dan berintraksi untuk mencapai algoritma lebih luas.
“Karena kan humas ini dia mau mencitrakan lembaga informasi dan sebagainya itu membutuhkan banyak orang yang melihat, banyak orang yang merespon, nah itu perlu ditingkatkan semakin banyak yang merespon algoritma semakin melek dia” ujar Pak. Kordiv SDMO dan Diklat
Dalam hal itu, Kepala Sekretariat (Kasek), Nasruddin juga mengatakan, Bawaslu Lombok Timur fokus merencanakan kegiatan kehumasan ini, karena Bawaslu RI lebih sering memberikan penilaian terhadap kerja kehumasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait publikasi pemberitaan, video reels dan jumah like dan komentar di akun media sosial resmi Bawaslu itu sendiri.
“Jadi kenapa kami sangat konsen terhadap kehumasan ini, karena Bawaslu RI akan menilai terhadap jumlah berapa berita yang dishare, video yang dishare berapa yang komen berapa yang lihat dan like itu semua menjadi penilaian dari Bawaslu RI” Pungkasnya
Ia juga, Nasruddin, berharap dapat memberikan pemahaman kepada teman-teman staf nantinya apa yang menjadi ketertarikan penonton/penerima informasi di media online, apakah itu dari segi cara membuat narasi, background gambar, dan cara yang menarik untuk editing video sehingga terwujudnya capaian tersebut.
“Nah ini tujuan kami bagaimana agar penonton ini tertarik dengan apa yang kami kirim, apakah berbentuk narasi, apakah berbentuk video itu mungkin menjadi keinginan kami untuk memberikan pemahaman terhadap teman-teman disini” sambungnya
Penulis dan Foto : Qod