Lompat ke isi utama

Berita

Kordiv SDMO dan Diklat, P2P Diharapkan Cetak Relawan Demokrasi

Kordiv SDMO dan Dikltat Bawaslu Lotim

Foto: Kordiv SDMO dan Diklat, Kasmayadi, menyampaikan materi tentang teknis penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas pada kegiatan P2P Bawaslu Lombok Timur

Lombok Timur – Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO dan Diklat), Kasmayadi, menyampaikan, peserta P2P 2026 ini diharapkan menjadi relawan demokrasi sekaligus relawan pengawasan pada pelaksanaan pemilu mendatang. Para alumni program ini diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mengawal jalannya demokrasi di tengah – tengah masyarakat.

“Pentingnya ketika teman teman jadi alumni pendidikan ini ia, akan menjadi relawan demokrasi dan relawan pengawasan di pemilu nanti” ujarnya saat menjadi narasumber di kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Kamis (25/6/2026) pekan yang lewat di Aula Kantor Bawaslu Lombok Timur di Selong.

Menurutnya, demokrasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan dapat membangun jejaring serta aktif menyosialisasikan nilai-nilai demokrasi dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan masing-masing.

“Demokrasi tanggungjawab kita bersama, itu masalahnya, dan harapannya bisa melakukan aktivitas sehari harinya berjejaring untuk berbicara tentang demokrasi (red)” katanya

Ia menambahkan, Pendidikan Pengawas Partisipatif tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pemilu, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan menghidupkan demokrasi secara berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang semakin peduli dan berperan aktif dalam proses demokrasi di masa mendatang.

“Pendidikan pengawas partisipatif ini bukan hanya tentang pemilu, tetapi ini tentang bagaimana membangun kesadaran bersama kedepan keterlibatan kita menghidupkan demokrasi” sambungnya

foto bersama

Penulis dan foto : Qodri