Lompat ke isi utama

Berita

Kordiv Hukum dan PS Terima Kunjungan Mahasiswa IAIH Pancor, Agenda Studi Banding Kehumasan

Kordiv Hukum dan PS

Foto: Kordiv hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Lombok Timur, Samsul Hadi, ketika menyampaikan penjelasan terkait hubungan masyarakat Bawaslu Lombok Timur diforum studi banding dengan mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor di Aula Kantor Bawaslu Lombok Timur.

Lombok Timur - Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Samsul Hadi, terima kunjungan mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor bersama dosen pengampu dalam rangka kegiatan Studi Banding pada mata kuliah Public Relation sebagai upaya memperluas wawasan dan pemahaman bagi mahasiswa di lembaga publik, Kamis (4/6/2026).

Adapun yang menjadi prioritas mahasiswa prodi Dakwah IAIH Pancor tersebut yaitu mengenai strategi komunikasi publik, pengelolaan informasi, hubungan media, serta peran kehumasan dalam mendukung tugas dan fungsi lembaga publik.

Gus Cung sapaan akrabnya menyebut, mempelajari hubungan masyarakat dapat memberikan ilmu pengetahuan yang baik, menyampaikan informasi untuk membangun kepercayaan publik, citra positif lembaga, transparansi, dan mendorong partisipasi masyarakat.

“Ilmu public relation ini ilmu yang baik, tapi tergantung bagaimana kita menyampaikan informasi yang baik itu juga. Organisasi atau lembaga apapun namanya tergantung dari public relationnya, tergantung kehumasannya” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan keberadaan humas itu sangat urgen, dikarenakan kerja seorang humas dalam menyampaikan informasi publik ialah ilmu pasti (faktual) tidak bisa digantikan oleh kebebasan Artificial Intelligence (AI). sehingga Gus Cung menyarankan kepada mahasiswa agar memperbanyak menggali refrensi terkait kehumasan.

“Kenapa ini penting teman-teman ya, ilmu yang tidak di bisa digantikan oleh AI adalah ilmu pasti eksak kalau yg lain pasti bisa diganti, oleh sebab itu persiapkan diri dari sekarang dengan banyak membaca banyak-banyak refrensi” ujar Kordiv Hukum dan PS itu.

Humas adalah garda terdepan dan wajah suatu lembaga, sambung Gus Cung, bagaimana bisa menjaga trust dengan publik, baik buruknya suatu organisasi tergantung informasi yang disajikan oleh humas diruang media sosial.

“Seorang public relation itu dapat menyampaikan sesuatu dengan baik, pokoknya public relation itu menjaga marwah, menjaga kepercayaan public itulah poin yang saya bisa garis bawahi” sambungnya.

Kegiatan Studi Banding

Kegiatan studi banding dilaksanakan di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Lombok Timur yang diikuti oleh Kasubag Hukum, Humas dan Datin, Abdul Hayyi, staf humas, enam belas (16) orang mahasiswa prodi Dakwah dan satu (1) dosen pengampu pada mata kuliah public relation.

Penulis dan Foto : Qodri