Lompat ke isi utama

Berita

Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Menekankan Kepada Pegawai Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Hingga Menjaga Keadilan dan Integritas Secara Syari’ah

Amanat Apel Pagi

Foto: Kordiv HPS, Samsul Hadi, ketika menyampaikan amanat kepada peserta apel pagi dihalaman kantor Bawaslu Lotim yang didampingi ibu Kasubag Administrasi, Supriyani. 

Lombok Timur - Samsul Hadi mengamanatkan bahwasannya semua pegawai lingkup Bawaslu Lombok Timur harus meningkatkan pelayananannya kepada masyarakat  yang berdasarkan regulasi negara dan kaidah-kaidah agama islam sehingga dapat memberikan output yang bermanfaat bagi diri sendiri pun kepada halayak. 

"Dalam bekerja kita tidak hanya mengejar target administratif, tetapi juga mewujudkan kemaslahatan. Prinsip maqāṣid syarī‘ah mengajarkan bahwa setiap tugas kita harus membawa kebaikan dan mencegah kerusakan" Tutur Samsul Hadi ketika menyampaikan amanatnya dalam pelaksanaan apel pagi di halaman kantor, Senin (4/5/2026) 

Gus Cung sapaan akrabnya juga menegaskan, yang lebih urgen dalam berlembaga di Bawaslu ini ialah bekerja dengan niat ibadah, jujur dan amanah. Bagaimana agar keadilan dan integritas terjaga dengan baik, karena hal itu dapat memberikan efek positif terhadap keselamatan dan ketenangan jiwa di dunia hingga akhirat. 

“Ada lima hal yang perlu kita jaga yaitu pertama menjaga agama (ḥifẓ ad-dīn), bekerjalah dengan niat ibadah, jujur, dan amanah. Yang kedua menjaga jiwa (ḥifẓ an-nafs), layani masyarakat dengan humanis, tidak menyakiti, tidak merugikan” terangnya

Lanjut Gus Cung memberikan motivasi, yang  ketiga menjaga akal (ḥifẓ al-‘aql), bekerja dengan profesional, terus belajar, dan tidak mengambil keputusan tanpa dasar. Keempat menjaga keturunan (ḥifẓ an-nasl), jaga etika, moral, dan kehormatan diri serta institusi. Dan yang terahir menjaga harta (ḥifẓ al-māl), hindari korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan pemborosan anggaran.

"menjaga keadilan itu tentu kembali kepada diri kita itu menjaga integritas, kalau sudah menjaga integritas maka kita akan tenang dunia sampai akhirat walupun kita mati karena tidak ada beban" Tegasnya didepan semua staf sekretariat 

Lebih lanjut ia mengungkapkan, menjaga harta bukan semata-mata karena kepentingan administrasi, akan tetapi menanamkan sifat bekerja ikhlas untuk diri sendiri, lembaga institusi negara dan agama, sehingga dapat memberikan keberkahan dengan tidak mengurangi keadilan serta integritas. 

"Kenapa menjaga harta tentu adalah kita bukan hanya bekerja untuk kepentingan administrasi, akan tetapi bagaimana bekerja untuk diri kita, bekerja untuk lembaga institusi ini, menjaga untuk negara dan agama, maka kalau menjaga harta insya Allah keberkahan kita tapi jangan kurangi itu menjaga keadilan, integritas jangan kurangi mohon maaf" Pungkasnya

Dalam hal ini beliau, Gus Cung, menyampaikan komisioner juga harus sama-sama menjaga integritas, hadir ke kantor dengan waktu yang tepat tidak hanya mencukupi administrasi saja, waktu terpenuhi agar kemudian tidak menjadi bagian dari korupsi waktu. 

"Menjaga integritasnya jangan hanya masuk sebentar lalu kemudian hanya mencukupi administrasi, waktu juga akan terpenuhi tidak menjadi bagian dari korupsi waktu kita" Ujar Gus Cung

apel

Ayo jaga institusi ini, sambung Gus Cung, jangan pernah merusak, karena kalau udah rusak institusi ini maka bubarlah negara ini bahkan Bawaslu. Beliau juga menekankan untuk lebih mementingkan kerja kolektif kolegial, melakukan koordinasi sesuai tingkatan dan memberikan keputusan bersama tidak dengan sendiri. 

"oleh sebab untuk marilah kita sama-sama menjaga diri menjaga institusi ini jangan kalaupun ada hal-hal yang kurang tidak kita ketahui maka perbanyaklah koordinasi sesuai dengan tingkatannya, jangan suka mengambil keputusan  sendiri" Sambungnya

Dalam hal ini pesan beliau juga kepada semua pegawai agar berpegang terhadap prinsip maqāṣid syarī‘ah yang lima dimaksudkan tadi, sehingga semua pekerjaan bernilai ibadah yang bermanfaat, memiliki integritas, bertanggung jawab, serta orientasi kemaslahatan.

“Jika lima prinsip ini kita pegang, maka pekerjaan kita bukan hanya selesai secara administratif, tetapi juga bernilai ibadah dan membawa keberkahan. Mari kita bekerja dengan integritas, tanggung jawab, dan orientasi kemaslahatan” tutupnya

Penulis: Qod

Foto: Rahman