Ketua Bawaslu NTB Tutup Masa Orientasi PPPK, Tekankan Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme Peserta
|
Lombok Timur – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Itratip, secara resmi menutup rangkaian kegiatan orientasi yang telah diikuti oleh 118 peserta Se-NTB. Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu NTB menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kesungguhan peserta selama mengikuti seluruh proses pembelajaran.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan masa orientasi dan berharap seluruh tujuan penyelenggaraan kegiatan dapat tercapai sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Bawaslu.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta atas pelaksanaan kegiatan orientasi ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan dilaksanakan orientasi itu bisa terwujud atau bisa tercapai," ujar Itratip dalam sambutannya yang dilaksanakan secara daring (zoom meeting), Kamis (16/7/2026)
Menurutnya, orientasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun kapasitas sumber daya manusia Bawaslu. Selama pelaksanaan orientasi, peserta dibekali berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta nilai-nilai kelembagaan Bawaslu.
Ketua Bawaslu NTB itu menjelaskan bahwa, sebagian besar waktu orientasi diisi dengan kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh para mentor dari berbagai tingkatan Bawaslu, mulai dari Bawaslu Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi, hingga Bawaslu Kabupaten/Kota.
"Waktu pelaksanaan orientasi banyak diisi oleh kegiatan-kegiatan yang bersifat pembelajaran yang dilakukan oleh mentor-mentor, baik itu dari Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten Kota," katanya.
Ia berharap dari kegiatan orientasi itu bukan penutup untuk belajar, namun apa yang didapatkan dari materi-materi orientasi tersebut dapat dibuka kembali, dipelajari, serta pengetahuan yang didapatkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memperkuat kualitas pengawasan pemilu dan pemilihan di Nusa Tenggara Barat.
"Harapan saya seluruh peserta belajar tidak berhenti sampai pase orientasi ini, tetapi materi-materi yang didapatkan selama orientasi itu harus terus menjadi pegangan, harus terus direview kembali dan yang paling penting itu adalah memastikan pengetahuan yang didapat selama orientasi itu dilaksanakan setiap kegiatan selama menjalankan tugas keseharian di Bawaslu" Pungkas Itratif
Tiga belas (13) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kabupaten Lombok Timur mengikuti kegiatan orientasi. Masa orientasi ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembekalan bagi para peserta. Selanjutnya, mereka diharapkan dapat mengaplikasikan kompetensi yang telah diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai demokrasi.
Penulis : Qodri
Foto : Debora