Kasek Bawaslu Lotim Minta Persiapan Maksimal Hadapi Penilaian PPID
|
Lombok Timur - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Timur, Nasruddin, meminta pejabat dan staf yang menangani Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk segera mempersiapkan seluruh kebutuhan dalam rangka menghadapi pelatihan dan penilaian PPID yang akan dilaksanakan oleh Bawaslu RI.
Hal tersebut disampaikan Nasruddin saat memberikan arahan kepada jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Timur dalam pelaksanaan apel pagi. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi melalui Zoom Meeting bersama Bawaslu RI, akan dilaksanakan pelatihan sekaligus penilaian terhadap pengelolaan PPID di seluruh Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota.
“Sesuai dengan hasil zoom meeting kita kemarin bersama bawaslu ri terkait ppid bahwa akan ada pelatihan, akan ada penilaian terkait dengan ppid dimasing masing bawaslu provinsi dan bawaslu kabupaten kota” katanya ketika menyampaikan amanat apel pagi dihalaman kantor, Kamis (9/7/2026)
Ia berharap seluruh pejabat dan staf yang bertanggung jawab terhadap PPID dapat mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian. Persiapan tersebut meliputi kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan informasi, seperti ruang PPID, meja penerimaan tamu dan laporan, banner, ruang sidang, hingga optimalisasi website PPID Bawaslu Kabupaten Lombok Timur.
“saya harapkan kepada pejabat dan staf yang menangani ppid untuk mempersiapkan segala sesuatunya termasuk ada beberapa pertanyaan dijuknis itu terkait dengan ruangan, meja penerimaan tamu penerimaan laporan, banner, ruang sidang dan lain lainnya, termasuk website kita” ujar Nasruddin
Selain itu, Nasruddin juga menekankan pentingnya budaya pelaporan hasil rapat kepada seluruh pegawai. Menurutnya, setiap pegawai yang ditugaskan mengikuti rapat maupun Zoom Meeting wajib membuat notulensi dan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan maupun seluruh jajaran melalui grup WhatsApp agar informasi yang diperoleh dapat diketahui dan ditindaklanjuti bersama.
“Siapapun yang diperintahkan untuk mengikuti rapat ataupun zoom meeting, coba berusaha untuk membuat notulensi hasil rapat tersebut dan sampaikan baik kepada pimpinan atau kepada kita semua didalam group wa, sehingga kita tau apa hasil dari pertemuan pertemuan tersebut” tegasnya.
Di akhir arahannya, Nasruddin mengungkapkan bahwa ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap keaktifan pelaporan hasil rapat. Ia menilai masih terdapat kegiatan Zoom Meeting yang telah diikuti namun belum disertai laporan atau notulensi kepada pimpinan maupun jajaran sekretariat.
“Ini harapan saya kepada kita semua, karena saya akan mencoba mereview apa yang sudah kita lakukan. Beberapa kali mengikuti kegiatan Zoom Meeting pada waktu-waktu yang lalu, tidak ada laporan,” pungkas Nasruddin.
Penulis dan Foto : Qodri